Pantai Karang Jahe Rembang

PANTAI KARANG JAHE REMBANG

Oleh

Dr. Ir. Ananto Aji M.S

Email : ajiananto@mail.unnes.ac.id

Pantai Karang Jahe terletak di Desa Punjulharjo, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang. Lokasi pantai ini berada sebelah utara Desa Punjulharjo yang berada di tengah – tengah jalur utama pantura Rembang – Lasem Km 7,5. Sebelum masuk wilayah desa, terdapat gapura yang bertulisakan Desa Punjulharjo, dari gapura masuk ke arah utara lebih kurang 800 meter (Gambar 1).

Gambar 1. Gapura Penanda Masuk Desa Punjulharjo

Pantai Karang Jahe memiliki ciri khas pantai pasir putih, walaupun bercampur dengan material pasir coklat – hitam. Pantai Karang Jahe memanjang beberapa kilometer, tetapi yang sudah dikembangkan sebagai obyek wisata sepanjang sekitar 1,2 Km. Di sebelah barat, menjorok ke arah laut, masih terdapat sisa-sisa terumbu karang hidup. Berdasarkan informasi warga setempat, dahulu terdapat ekosistem terumbu karang yang cukup indah, tetapi kemudian menurun luas dan kualitasnya akibat abrasi yang terjadi di sepanjang pantai.

Keberadaan dermaga (jetty) Pelabuhan Rembang di sebelah barat dan dermaga PLTU Sluke di sebelah timur, menyebabkan pola hidrooceanografi di sekitar Pantai Karang Jati mengalami perubahan. Perubahan pola arus laut pada dua musim (baratan dan timuran), menyebabkan Pantai Karang Jati rentan terhadap proses abrasi dan akresi. Proses abrasi yang terjadi menyebabkan bibir pantai hancur dan sisa materialnya diendapkan di tempat lain (akresi).

Pada sekitar 7-8 tahun lalu, Pantai Karang Jahe tergolong pantai yang gersang, bekas abrasi pantai terjadi hampir di sepanjang pantai. Kondisi tersebut menyebabkan seorang tokoh pemuda Desa Punjulharjo, M. Ali Mustofa, tergerak untuk menyelamatkan pantai dengan melakukan penanaman cemara laut. Pada awalnya upaya tersebut dilakukan secara mandiri, setelah menunjukkan keberhasilan, maka aksi penyelamatan pantai juga dilakukan pihak-pihak lain, baik instansi pemerintah maupun swasta.

Setelah dilakukan penghijauan selama 5 – 6 tahun, kini Pantai Karang Jahe telah berubah menjadi lokasi yang menarik sebagai obyek wisata. Sensasi keindahan pesisir dengan barisan pohon cemara yang rindang dan hamparan pasir putih yang masih bersih dan natural, menjadi keunggulan pantai ini. Berbagai fasilitas pendukung telah disediakan, diantaranya mushola, toilet dan kamar mandi, area parkir kendaraan roda dua dan roda empat, serta deretan warung kecil yang menyediakan aneka makanan dan minuman. Pantai ini juga sangat cocok digunakan untuk kegiatan outbound, foto session, dan wisata laut. Menikmati indahnya sunrise atau sunset menjadi pilihan yang layak untuk diperhitungkan sebagai destinasi wisata. Pantai ini juga sarat dengan berbagai media dan sumber pembelajaran geografi (Gambar 2).

Gambar 2. Pantai Karang Jahe Berkembang sebagai Obyek Wisata

Sebagai obyek wisata, saat ini Pantai Karang Jahe dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Perkembangan obyek wisata ini sangat pesat dan strategi pengembangannya dengan mengutamakan kemandirian desa. Seluruh unit kegiatan yang berkembang di Pantai Karang Jahe adalah warga lokal Desa Punjulharjo, seperti pengelola, pedagang, dan penyedia jasa wisata. Pelibatan warga semakin besar dengan dibentuknya unit usaha yang berbasis mengolah produk lokal untuk dipasarkan di lokasi wisata dan luar wilayah. Sebagai dampak positifnya, tingkat kesejahteraan warga secara pasti terus meningkat. Pendapatan dari obyek wisata pantai setiap bulan sekitar Rp 200 – Rp 300 juta.

Meskipun demikian pengembangan obyek wisata menghadapi kendala yang cukup serius, yaitu (1) bertumbuhnya jumlah pengunjung yang sangat cepat menyebabkan timbulan sampah sangat besar dan belum dikelola dengan baik, (2) Upaya pelestarian pantai saat ini terkesan kurang serius, dengan alokasi anggaran yang hanya sekitar Rp 5 juta setahun, (3) Di sebelah timur terdapat area abrasi yang cukup serius yang belum direhabilitasi. Apabila kendala-kendala tersebut tidak diantisipasi sejak dini, maka dikhawatirkan daya tarik Pantai Karang Jahe akan pudar dengan sendirinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *