Geografi (S1)

Deskripsi Awal
Prodi Geografi merupakan salah satu prodi di bawah naungan jurusan geografi FIS UNNES, yang menghasilkan sarjana sain dengan gelar S. Si, Prodi Geografi berdiri pada 20 September 2001 setelah mendapatkan persetujuan perluasan mandat dari DIKTI dengan surat No. 3075/D/T/97, tanggal 2 Desember 1997
Prodi Geografi memfokuskan pada lulusan yang kompeten di bidang geografi khususnya dalam bidang perencanaan wilayah dan informasi geospasial (Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis) yang berbasis konservasi

Mengapa Memilih
Keunggulan utama prodi geografi adalah peluang kerja yang besar, karena kebutuhan lapangan kerja lebih besar dari pada lulusan geografi yang dihasilkan. Akreditasi dari BAN PT = B (2008).
Prestasi fenomenal dari prodi ini adalah telah berhasil menghantarkan mahasiswanya mewakili UNNES melakukan ekspedisi mendaki Gunung Kilimanjaro (Afrika) dan G.Elbrush (Rusia).
Di Indonesia hanya ada 3 Perguruan Ttinggi Negeri yang membuka prodi Geografi, yaitu UGM. UI dan UNNES, sehingga jumlah lulusan prodi ini masih terbatas sementara kebutuhan kerja meningkat seiring dengan dibutuhkan Informasi geospasial
Melalui MoU dengan Lembaga terkait (seperti LAPAN, BIG, BMKG, LSM kelingkungan), diharapkan bisa menumbuhkan lulusan yang marketable.
Kebijakan Pemerintah pusat, tahun 1989 mengharapkan semua Bappeda propinsi dan kab/kota se Indonsesia harus memiliki ahli di bidang geografi, karena Lulusan geografi bisa berpeluang menjadi ahli lingkungan, hidrologi, manajemen bencana dll.

Kompetensi Lulusan
Kompetensi Utama (menguasai konsep-konsep geografi ,mengembangkan dan mengaplikasikannya dengan berbasis pengideraan jauh dan sistem informasi geografis secara profesional, bertanggungjawab, berkepribadian dan bermoral Pancasila)
Kompetensi Penunjang (menguasai metode dan teknik survei/penelitian secara spasial melalui citra penginderaan jauh, teknik pemetaan berbasis IT untuk kepentingan pengembangan manajemen dan mitigasi bencana, tata ruang dan wilayah)
Kompetensi Lainnya (memunculkan jiwa kewirausahaan di bidang jasa maupun produksi pemetaan, konsultan bidang konservasi lingkungan, handal sebagai pengajar dan pelatih bidang Geografi, pemetaan dan SIG, tourism guide di bidang pariwisata)

Deskripsi Perkuliahan
Sistem perkuliahan yang dikembangkan di prodi untuk sebagian besar mata kuliah dilakukan dengan tatap muka , kerja laboratorium, praktek lapangan, sedangkan untuk pembelajaran terintegratif selama masa studi diwajibkan mengikuti kuliah kerja lapangan sebanyak tiga kali.
Kegiatan tatap muka dimaksudkan untuk sharing keilmuan antara dosen dan mahasiswa, sehingga konsep-konsep yang dikembangkan lebih berbasis pada kebutuhan mahasiswa dan perkembangan Iptek.
Kegiatan laboratorium dilakukan untuk memantapkan penguasaan keterampilan baik yang bersifat profesi keilmuan dengan memanfaatkan laboratorium sebagai inovator.
Kegiatan praktik lapangan digunakan untuk memahamkan berbagai permasalahan secara riil, dan sekaligus sebagai ajang untuk menerapkan hasil inovasi yang dikembangkan di laboratorium secara berkelanjutan, dengan cara itu diharapkan akan mengahsilkan pada sarjana sain yang profesional di bidang geografi.

Cerita Alumni
EKO WAHYU (Perkebunan Kelapa sawit di Kalimantan)

Kurikulum dan sistem pembelajaran yang dilakukan di Prodi Geografi Unnes membantu para lulusan untuk berkompeten di dalam bidang pemetaan. Banyak tenaga-tenaga survei dan pemetaan alumni prodi geografi Unnes berperan besar di perkebunan kelapa sawit di daerah

BANOR (Tambang batu bara di Kalimantan)

Berdasarkan refrensi dan prestasi kerja yang telah saya bangun di perusahaan tambang batu bara di tempat saya bekerja, pihak direksi memberi peluang dan penghargaan yang besar kepada mahasiswa maupun alumni yang ingin bergabung untuk mengaplikasikan ilmunya di bidang pertambangan, khususnya pertambangan batubara..