Tim PKM-M UNNES Ciptakan Peta Mitigasi Bencana Erupsi Gunung Merapi bagi Siswa Tunanetra

Didasari oleh dorongan untuk membantu sesama dengan memanfaatkan keilmuan, 3 mahasiswa Jurusan Geografi yang tergabung dalam tim PKM bidang pengabdian masyarakat(PKM-M) membuat model peta 3 dimensi Volcano Blind Map(VODIMB). Model peta yang dibuat terdiri atas peta zonasi bahaya erupsi Merapi dan peta denah sekolah yang dilengkapi dengan jalur evakuasi.

Kristi Dese Imanuel Adi P.Y(20) sebagai ketua tim mengatakan bahwa peta yang dibuat bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mitigasi bencana bagai siswa tunanetra. “Dalam hal ini kami memilih SLB Negeri 1 Sleman sebagai lokasi pengabdian dikarenakan sekolah tersebut merupakan sekolah dengan radius 12 kilometer dari puncak Merapi sehingga tergolong sebagai sekolah rentan bencana.” Kata Kris kepada suaramerdeka.

Melihat kondisi tersebut, mendorong dia dan para inisitor lain menciptakan Volcano Blind Map atau Volcano Disaster Mitigation Blind Map(VODIMB) yang dilengkapi dengan huruf braille sehingga siswa tunanetra di sekolah tersebut dapat membaca peta-peta yang sudah dibuat sehingga pengetahuan keruangan dan mitigasi bencana mereka bisa meningkat.

Program ini secara keseluruhan mulai berjalan pada bulan April hingga beberapa bulan ke depan. Tim yang didampingi oleh Andi Irwan Benardi, S.Pd, M.Pd selaku dosen pendamping ini merancang program pelatihan tidak hanya bagi siswa, tapi juga bagi guru-guru di sekolah tersebut, sehingga program ini dicanangkan dapat terus berkelanjutan.

“Dengan VODIMB, siswa akan sangat terbantu dalam proses pembelajaran mitigasi bencana, dan saat terjadi erupsi Gunung Merapi, siswa maupun guru tidak akan panik lagi karena sudah dilengkapi dengan pendidikan mitigasi bencana yang berkelanjutan”. Ungkap Alfiatus Zulfa(18), inisiator lainnya.

Menurutnya, program VODIMB ini dapat berjalan karena disokong oleh Kementrian Riset dan Perguruan Tinggi(Kemenristekdikti) melalui skema Program Kreativitas Mahasiswa(PKM) yang didanai pada tahun 2019. Tim ini terdiri dari 3 mahasiswa yang diketuai oleh Kristi Dese Imanuel Adi Papa Yohanes( program studi Geografi 2017), Alfiatus Zulfa(program studi Pendidikan Geografi 2017), dan Ashabul Kahfi(program studi Geografi 2018).

Kepala Sekolah SLB Negeri 1 Sleman, Lestari Wuryani, S.Pd, M.Pd(54) mengaku senang dan antusias dalam menyambut pelaksanaan PKMM ini. “Kami sangat terbantu dengan adanya tim dari UNNES ini yang mau jauh-jauh dari Semarang datang membantu kami dengan menyediakan model peta 3 dimensi dan meluangkan waktu mereka untuk memberikan pelatihan mitigasi bencana kepada kami. Kami selaku pendidik dan juga siswa jelas sangat terbantu berkat adanya model media pembelajaran Volcano Blind Map ini.” Pungkas Lestari.

 

 

 

 

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas: