Pendidikan Geografi (S1)

Deskripsi Awal

Prodi pendidikan Geografi berdiri pada tahun 1965 melalui Keputusan Menteri PTIP No. 40/1965 dan Keputusan Presiden No.271/1965, Pada saat itu Program studi Pendidikan Geografi masih berupa Jurusan Ilmu Bumi yang bernaung pada Fakultas Keguruan Ilmu Sosial (FKIP) IKIP Semarang. Tahun 1982, melalui Keputusan Presiden No. 52/1982 nama jurusan berubah menjadi Jurusan Pendidikan Geografi dan muncul nama Program Studi Pendidikan Geografi S1 sedangkan nama fakultas menjadi Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (F-PIPS). Tahun 1999 melalui Keputusan Menteri Pendidikan dan kebudayaan No. 278/O/1999 Prodi Pendidikan Geografi Universitas Negeri Semarang berada dibawah Jurusan Geografi dan dipayungi oleh Fakultas Ilmu Sosial (FIS).

Mengapa Memilih

Guru di sekolah untuk mata pelajaran IPS di SMP/MTs/ SMK dan mata pelajaran Geografi di SMA/MA banyak direkrut dari lulusan program studi pendidikan Geografi, sementara LPTK di Indonesia yang membuka prodi ini masih sangat terbatas, rasional ini menjadi acuan untuk mengembangkan prodi secara profesional.

Pada Tahun 2011 dengan kualitas manajemen yang dikembangkan membawa ketua prodinya menjadi finalis kaprodi tingkat nasional dan meningkatnya status Akreditasi Prodi BAN PT menjadi Akreditasi A. Inovasi pembelajaran telah dikembangkan melalui laboratorium micro teaching lengkap dengan perangkat audio video visual secara digital, serta laboratorium untuk mengembangkan kompetensi profesional lulusan (Laboratorium Penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografis)

Kemudahan akses informasi dan sistem manajemen administratif dan akademik dilakukan secara online melalui jaringan internet dengan fasilitas LAN dan wifi yang mumpuni. Laman geografi.fis.unnes.ac.id. Keunikan prodi pendidikan geografi Unnes adalah melatih para mahasiswa calon guru geografi untuk menguasai teknik analisis penginderaan jauh dan sistem informasi geografis.
Melalui MoU dengan Lembaga terkait (seperti LAPAN, BIG, BMKG, LSM lingkungan), diharapkan bisa menumbuhkan lulusan yang mampu menjadi tenaga pendidik serta ahli geografi yang berwawasan konservasi.

Kompetensi Lulusan

Kompetensi utama lulusan Prodi Pendidikan Geografi harus menguasai konsep-konsep geografi ,mengembangkan dan mengaplikasikannya dengan berbasis pengideraan jauh dan sistem informasi geografis secara profesional, bertanggungjawab, berkepribadian dan bermoral Pancasila.
Kompetensi Penunjang adalah menguasai metode dan teknik survei/penelitian secara spasial melalui citra penginderaan jauh, teknik pemetaan berbasis IT untuk kepentingan pengembangan manajemen dan mitigasi bencana, tata ruang dan wilayah.
Kompetensi lainnya yang dimiliki oleh lulusan Prodi Pendidikan Geografi memunculkan jiwa kewirausahaan di bidang jasa maupun produksi pemetaan, konsultan bidang konservasi lingkungan, handal sebagai pengajar dan pelatih bidang Geografi, pemetaan dan SIG, tourism guide di bidang pariwisata.

Deskripsi Perkuliahan

Sistem perkuliahan yang dikembangkan di prodi untuk sebagian besar mata kuliah dilakukan dengan tatap muka , kerja laboratorium, praktek lapangan, sedangkan untuk pembelajaran terintegratif selama masa studi diwajibkan mengikuti kuliah kerja lapangan sebanyak tiga kali.
Kegiatan tatap muka dimaksudkan untuk sharing keilmuan antara dosen dan mahasiswa, sehingga konsep-konsep yang dikembangkan lebih berbasis pada kebutuhan mahasiswa dan perkembangan Iptek. Selain itu, metode pembelajaran secara blended learning mulai dilakukan sebagai adaptasi dengan perkembangan teknologi 4.0.
Kegiatan laboratorium dilakukan untuk memantapkan penguasaan keterampilan baik yang bersifat profesi keilmuan maupun profesi pedagogik dengan memanfaatkan laboratorium sebagai inovator.
Kegiatan praktik lapangan digunakan untuk memahamkan berbagai permasalahan secara riil, dan sekaligus sebagai ajang untuk menerapkan hasil inovasi yang dikembangkan di laboratorium secara berkelanjutan, dengan cara itu diharapkan akan mengahsilkan pada sarjana pendidikan yang profesional di bidang geografi.

Cerita Alumni

SABAR MULYONO (Kepala Bidang SMP SMA DAN SMK DISDIKPORA Kabupaten Batang)

Guru dari alumni Prodi Pendidikan Geografi UNNES secara umum memiliki kompetensi pedagogik dan profesional yang bagus, memiliki kompetensi kepribadian dan kompetensi sosial yang mampu bersosialisasi di lingkungan sekolah maupun di masyarakat , serta inovasi, dan prodi Pendidikan Geografi UNNES masih menjadi pilihan bagi siswa untuk masuk SNMPTN.

LUKITO AGUNG (ESDM Provinsi Jateng)

Pendidikan Geografi merupakan prodi yang pantas dijadikan sebagai kendaraan menuju sukses, Karena senior, staf dan pengajar profesional, kurikulum yang marketable, serta didukung dengan laboratorium yang representatif, membuat saya mudah beradaptasi dengan dunia kerja di luar sektor kependidikan. Bravo pendidikan geografi.

Habib (Guru MAN 2 Pati)

Berkuliah di Jurusan Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang tidak hanya diajarkan mengenai pendidikan sebagai guru geografi tetapi juga sebagai ahli geografi, lulusan dari prodi pendidikan geografi tidak hanya menjadi guru, melainkan menjadi teknisi atau konsultan. Pelibatan mahasiswa dalam penelitian dosen juga saya rasa menjadi salah satu langkah membentuk pola pikir ilmiah mahasiswa. Saya bangga pernah menjadi bagian dari jurusan geografi Unnes.